Popularitas dan Elektabilitas Partai NasDem
DALAM survei terakhirnya, Jaringan Survei Indonesia (JSI) juga memantau popularitas dan elektabilitas parpol. Dari kategori parpol ini,Partai NasDem yang pembentukannya baru dideklarasikan tahun lalu dinilai sudah cukup familiar di tengah masyarakat.
Berdasarkan hasil survei JSI,75,9% responden telah mengenal NasDem. Berdasarkan distribusi pengenalan partai, NasDem cukup populer di daerah Sumatera dengan 80,9% dan Jawa sebesar 76,5%. ”Ini sangat luar biasa bagi parpol baru. Ini berkat kerja keras para kader dan dukungan yang kuat dari berbagai aspek,” terang Direktur Eksekutif JSI Widdi Aswindi . Dari aspek kepuasan atas kinerja parpol, kinerja Golkar mendapat apresiasi tertinggi dari responden dengan 45,8% dukungan.
Posisi kedua ditempati PDIP dengan 40,7%,Partai Demokrat 35,1%, PAN 32,2%, Gerindra 31,2%, PPP 30,9%, PKB 30,4%, PKS 28,6%, dan Partai Hanura 22,0%. Ketika diberi pertanyaan akan memilih parpol mana jika pemilu dilaksanakan hari ini, sebanyak 17,4% responden memilih Golkar, kemudian PDIP 13,5%, dan Demokrat 13,1%. Sebanyak 26,9% responden belum memutuskan memilih parpol yang mana. ”Tapi posisi Golkar bisa dengan mudah disalip PDIP.
Semua tergantung pada kinerja,” ujar Widdi. Widdi mengungkapkan, survei kali ini dilaksanakan pada 17–21 Juli 2012 dengan teknik multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,9%. Wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Menanggapi hasil survei ini, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) NasDem Ferry Mursyidan Baldan mengatakan bahwa survei merupakan refleksi dari hasil kerja parpol di lapangan.
Meski disebutkan sudah cukup populer, kata Ferry, NasDem tidak akan berpuas diri.”Di depan mata,kami sedang menunggu proses verifikasi oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) sebagai calon peserta Pemilu 2014. Proses ini kami ikuti di semua daerah karena NasDem mendaftarkan diri juga ke KPU di semua daerah,”ujar Ferry. Sebelumnya,pada 8 Agustus lalu, Centre for Strategic and International Studies (CSIS) memaparkan hasil survei serupa yang dilaksanakan pada 6–19 Juli 2012 di seluruh provinsi di Indonesia kecuali Papua.
Saat itu, elektabilitas Golkar juga berada di posisi teratas dengan 18%,PDIP di posisi kedua dengan 11,6%, dan Demokrat pada posisi ketiga dengan 11,1%.Partai NasDem mendapat 1,6% suara di atas Hanura yang hanya meraih 1,5%. Pengamat politik Burhanudin Muhtadi menyatakan, parpol sebaiknya mengedepankan tokoh terbaiknya untuk diusung pada 2014. ”Masih ada waktu dua tahun lagi bagi parpol untuk memunculkan kader- kader terbaiknya sebagai kandidat di pemilu,”katanya.


Komentar
Posting Komentar